PENGARUH AKTIFITAS FISIK YOGA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI DAHLIA SENJA SENIORS CITIZEN

Dewi, Nadia Nur Indah (2025) PENGARUH AKTIFITAS FISIK YOGA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI DAHLIA SENJA SENIORS CITIZEN. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (602kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (462kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (926kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (536kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (776kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Stres sering dialami lansia akibat perubahan fisik, sosial, dan
emosional yang terjadi seiring bertambahnya usia. Yoga, sebagai aktivitas fisik
yang memadukan gerakan dan meditasi, terbukti efektif dalam menurunkan stres.
Program yoga berbasis komunitas dapat membantu lansia meningkatkan
kesejahteraan fisik, mental, serta memperkuat hubungan sosial dan memperbaiki
kualitas hidup mereka.
Tujuan Umum: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yoga
terhadap tingkat stres pada lansia di Dahlia Senja Senior Citizen.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif menggunakan
Pendekatan quasi experimental with Pre-Post Test Group. Sampel berjumlah 50
responden dengan teknik sampling Probability Sampling dan data di kumpulkan
melalui kuesioner.
Hasil Penelitian: Kelompok intervensi menunjukkan penurunan data Mean ratarata
tingkat
stres
dari
3,49
menjadi
1,96
dengan
St.
Deviation
menurun
dari
1,323

menjadi

1,306 dengan hasil p-value <0,05 yaitu 0,00, yang menunjukkan
penurunan signifikan. Pada kelompok kontrol bernilai tetap dengan data Mean
rata-rata stres 3,20 dan SD 0,957 dengan hasil p-value > dari 0,05 yaitu 1,00, yang
menunjukkan tidak ada perubahan signifikan.
Simpulan: Hasil Uji menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok
intervensi dan kontrol dalam perubahan tingkat stres setelah intervensi. Pada
kelompok intervensi, sebelum yoga, tingkat stres tertinggi adalah "Sangat Parah"
(36%) dan terendah "Parah" (4%). Setelah intervensi, stres tertinggi berubah
menjadi "Normal" (60%), sementara stres "Parah" meningkat menjadi 24%.
Saran: Disarankan yoga diintegrasikan rutin di fasilitas lansia, dengan variasi
durasi, pengukuran jangka panjang, dan dukungan komunitas untuk
memaksimalkan manfaat dalam menurunkan stres dan meningkatkan kualitas
hidup lansia.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 17 Jul 2025 03:04
Last Modified: 17 Jul 2025 03:04
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13741

Actions (login required)

View Item View Item