MAWARNI, RETHA (2025) NALISIS YURIDIS WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH DIBAWAH TANGAN (Studi Kasus Putusan Nomor: 20/Pdt.G/2023/PN Tgt). Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (454kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (477kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (465kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (775kB) |
Abstract
Perjanjian jual beli tanah di bawah tangan masih marak terjadi di Indonesia,
meskipun memiliki risiko hukum yang tinggi. Praktik ini seringkali menimbulkan
permasalahan, terutama terkait wanprestasi dan kekuatan hukum perjanjian.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: 1. Apa akibat hukum wanprestasi
dalam perjanjian jual beli tanah dibawah tangan? 2. Bagaimana pertimbangan
hukum hakim terkait jual beli tanah dibawah tangan? Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis akibat hukum wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah di bawah
tangan dan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim terkait jual beli tanah
dibawah tangan bedasarkan putusan 20/Pdt.G/2023/PN Tgt. Metode penelitian
yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus.
Data yang digunakan meliputi data sekunder yang diperoleh dari peraturan
Perundang-Undangan, buku, jurnal, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah di bawah tangan
dapat menimbulkan berbagai akibat hukum, seperti terjadinya wanprestasi dari
salah satu pihak. Selain itu, pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor
20/Pdt.G/2023/PN Tgt menunjukkan bahwa hakim cenderung mengutamakan
perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan, meskipun perjanjian tersebut tidak
dibuat di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah selaku yang berwenang. Penelitian
ini menyimpulkan bahwa perjanjian jual beli tanah di bawah tangan memiliki
kelemahan hukum yang signifikan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk
melakukan jual beli tanah secara resmi melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah
(PPAT) untuk menghindari risiko hukum di kemudian hari.
Kata kunci: Perjanjian Jual Beli Tanah, Jual Beli Tanah Dibawah Tangan,
Wanprestasi, Akibat Hukum, Pertimbangan Hukum Hakim.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Miss Yulia Zahra Yamini |
| Date Deposited: | 17 Jul 2025 02:46 |
| Last Modified: | 17 Jul 2025 02:46 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13736 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
