HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO LUKA KAKI DIABETIK PADA LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN MAKASAR

Khoirunnisa, Nabila (2025) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO LUKA KAKI DIABETIK PADA LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN MAKASAR. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (416kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (483kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (583kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (458kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (388kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis
yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, International Diabetes Federation
(IDF) memperkirakan bahwa pada tahun 2021, ada 537 juta orang dengan diabetes,
atau 10,5% dari populasi dunia. DM dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya
adalah luka kaki diabetik yang dapat berujung pada amputasi jika tidak ditangani
dengan baik. Dukungan keluarga dan aktivitas fisik berperan penting dalam
mencegah dan mengurangi risiko luka kaki diabetik pada lansia.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan aktivitas
fisik terhadap risiko luka kaki diabetik pada lansia.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel
penelitian berjumlah 70 lansia dengan DM yang dipilih menggunakan metode total
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga, kuesioner
Physical Activity Scale for Elderly (PASE), dan Inlow’s 60-second Diabetic Foot
Screen. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara dukungan keluarga dan risiko luka kaki diabetik (p-value = 0,416).
Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan risiko luka
kaki diabetik (p-value = 0,001), di mana lansia dengan aktivitas fisik tinggi
memiliki risiko luka kaki yang lebih rendah.
Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan
risiko luka kaki. Namun, aktivitas fisik dan risiko luka kaki menunjukkan hubungan
yang signifikan.
Saran: Dapat memberikan wawasan bagi lansia untuk meningkatkan aktivitas fisik
guna mengurangi risiko komplikasi, serta mendorong peningkatan dukungan
keluarga dalam menjaga kesehatan lansia secara optimal

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 17 Jul 2025 02:39
Last Modified: 17 Jul 2025 02:39
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13729

Actions (login required)

View Item View Item