KETIDAKPASTIAN DAN RISIKO PETANI DALAM TRANSAKSI HASIL PANEN SECARA MODERN DAN KONVENSIONAL (STUDI KASUS : MASYARAKAT PETANI HORTIKULTURA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU, SUMATRA SELATAN)

Cahnia, Riska (2025) KETIDAKPASTIAN DAN RISIKO PETANI DALAM TRANSAKSI HASIL PANEN SECARA MODERN DAN KONVENSIONAL (STUDI KASUS : MASYARAKAT PETANI HORTIKULTURA DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU, SUMATRA SELATAN). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (670kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (312kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (269kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Masuknya petani hortikultura ke era modern membawa ketidakpastian dan risiko
dalam transaksi hasil panen baik dalam sistem konvensional maupun modern.
Kehadiran teknologi digital dianggap sebagai solusi, tetapi justru menimbulkan
tantangan baru seperti ketidakpercayaan terhadap sistem digital dan risiko penipuan
online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab
ketidakpastian dan risiko dalam transaksi hasil panen petani hortikultura di
Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dengan menggunakan metode kualitatif studi
kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap
petani serta pihak Dinas Pertanian, dengan teknik purposive sampling dan
triangulasi data. Teori masyarakat risiko Ulrich Beck digunakan untuk memahami
bagaimana modernisasi menciptakan risiko baru. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa transaksi modern memperluas jangkauan pasar tetapi meningkatkan
ketidakpastian dan risiko, sedangkan transaksi konvensional lebih stabil dalam
kepercayaan tetapi tetap menghadirkan fluktuasi harga dan ketergantungan pada
pengepul. Modernisasi tidak menghilangkan risiko, melainkan mengubah
bentuknya. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kebijakan yang memperkuat
literasi digital, perlindungan regulasi, dan strategi mitigasi risiko bagi petani
hortikultura.
Kata Kunci; Ketidakpastian, Risiko, Transaksi Modern, Transaksi Konvensional,
Petani Hortikultura, Masyarakat Risiko, Ulrich Beck.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 09 Jul 2025 04:49
Last Modified: 09 Jul 2025 04:49
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13640

Actions (login required)

View Item View Item