KETERLAMBATAN PEMBAHASAN TERKAIT RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN PEKERJA RUMAH TANGGA

AZZAHRA, MUTIA (2025) KETERLAMBATAN PEMBAHASAN TERKAIT RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN PEKERJA RUMAH TANGGA. Bachelor thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (919kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf

Download (312kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Dinamika dalam pembentukan dan pembahasan yang lambat mengenai
Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) di
Indonesia melibatkan berbagai faktor yang berkaitan dengan hak asasi manusia,
kondisi sosial ekonomi serta perspektif kebijakan pemerintah dan DPR yang
diwarnai oleh perdebatan cukup panjang. Penelitian ini membahas tentang konflik
kepentingan dalam perumusan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja
Rumah Tangga (RUU PPRT) sehingga pada tahun 2025 belum mencapai tahap
pengesahan. Dengan tujuan dari penelitian ini untuk mengenai bagaimana proses
pembentukan hingga faktor apa yang menjadi keterlambatan pembahasan RUU
PPRT di dalam DPR.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatif sebagai pendekatan yang
paling relevan untuk dapat menjelaskan hasil penelitian secara mendalam dengan
memahami fenomena dan peristiwa yang terjadi. Teknik pengumpulan datayang
digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara. Serta Teori
yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori konflik dan kelompok kepentingan
serta dengan konsep kekuasaan.
Hasil penelitian ini menunjukan adanya berbagai faktor yang menjadi
keterlambatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja
Rumah Tangga yaitu; Pertama belum adanya kesepakatan dalam internal DPR yang
mana Ketua DPR belum memberikan intruksi terkait pembahasan lebih lanjut
setelah RUU ini disahkan menjadi inisiatif DPR. Kedua adanya Persaingan Politik
antar Fraksi. Ketiga Terjadinya konflik kepentingan di parlemen. Keempat,
Prioritad Legislasi di DPR, Kurangnya Komitmen Pemerintah serta kurangnya
dukungan dari masyarakat terhadap RUU PPRT. Serta membahas mengenai posisi
masing-masing Stakeholder antara pihak pendukung RUU PPRT yaitu JALA PRT,
Komnas Perempuan, Ketua Panja, Fraksi Golkar dan yang belum mendukung
hingga saat ini yaitu Fraksi PDIP.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 08 Jul 2025 07:48
Last Modified: 15 Jul 2025 07:35
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13606

Actions (login required)

View Item View Item