Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Ujaran Kebencian Pada Masa Kampanye Terhadap Canlon Kepala Daerah Oleh Tim Sukses Selaku Anggota Dprd (Studi Kasus Putusan Nomor: 2/Pid.Sus/2021/Pn.Unh)

Palupi, Yolla (2025) Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Ujaran Kebencian Pada Masa Kampanye Terhadap Canlon Kepala Daerah Oleh Tim Sukses Selaku Anggota Dprd (Studi Kasus Putusan Nomor: 2/Pid.Sus/2021/Pn.Unh). Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (401kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (175kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Ujaran kebencian merupakan suatu
tindakan yang dilakukan seseorang atau lebih dalam bentuk hasutan, provokasi
maupun hinaan kepada orang lain dalam beberapa aspek seperti suku, agama, ras,
gender, warna kulit, cacat, orientasi seksual, dan masih banyak lagi. Kejahatan
mengenai ujaran kebencian dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya
dalam kegiatan ceramah keagamaan, kampanye, pamflet, spanduk atau banner
ataupun dengan kecanggihan teknologi yang ada, ujaran kebencian bisa dilakukan
melalui media sosial maupun media elektronik lain. Ujaran kebencian dalam
kontestansi demokrasi yaitu pilkada dan pemilu sudah menjadi tradisi yang tidak
dapat ditinggalkan. Tindakan-tindakan ujaran kebencian biasanya berlandaskan
kepada entitas identitas kepada target atau korban dari tindakan ujaran kebencian
tersebut, Pelaksanaan kampanye tentunya berbagai peserta pemilu bersama
dengan tim kampanye memiliki strategi pemenangan yang berbeda-beda, baik
menyampaikan visi, misi dan programnya secara langsung di hadapan masyarakat
maupun melalui spanduk yang disebar maupun di jajakan di muka umum serta
melalui media sosial yang begitu cepat dapat direspon dan dilihat pengguna media
sosial. Apapun rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana Penerapan Sanksi Ujaran
Kebencian Pada Masa Kampanye Terhadap Calon Kepala Daerah Oleh Tim
Sukses menurut Ketentuan Perundangan? 2) Bagaimana Pertimbangan Hukum
Ujaran Kebencian Pada Masa Kampanye Terhadap Calon Kepala Daerah Oleh
Tim Sukses Dalam Putusan Perkara Nomor: 2/ Pid.S/2021/PN.Unh? Dalam
penulisan skripsi ini metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analisis
dengan pendekatan yuridis normatif dengan mempelajari dari peraturan
perundang dengan penelitian kepustakaan (Library Researcha), yaitu suatu cara
memperoleh data melalui penelitian keperpustakaan, yang didalam penulisan
laporan penelitian penulis mencari data dan keterangan-keterangan dengan
membaca buku-buku, bahan kuliah, karya ilmiah, adapun hasil penelitian ini
ditemukan berkaitan dengan pertimbangan majelis hakim Majlis hakim dalam
memvonis terdakwa dengan mempertimbangkan aspek yuridis dengan berpegang
pada peraturan yang berlaku, aspek sosiologis dengan melihat dampaknya pada
masyarakat, dan aspek filosofis dengan menegakkan prinsip keadilan, manfaat,
serta kepastian hukum. Keputusan hakim harus mampu menjaga keseimbangan
antara kebebasan berpendapat dan perlindungan terhadap ancaman disintegrasi
sosial.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JC Political theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 01 Jul 2025 07:31
Last Modified: 18 Jul 2025 03:07
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13233

Actions (login required)

View Item View Item