Analisis Yuridis Pelanggaran Penggunaan Tanpa Hak Atas Merek Sarung Gajah Duduk (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 438/Pid.Sus/2023/Pt.Smg)

Sihombing, Jose Louis Paskah (2025) Analisis Yuridis Pelanggaran Penggunaan Tanpa Hak Atas Merek Sarung Gajah Duduk (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor 438/Pid.Sus/2023/Pt.Smg). Bachelor thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (793kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (620kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (462kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (679kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (412kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang merdeka dengan kreativitas tinggi dalam
menghasilkan gagasan berdasarkan penalaran dan etika. Namun, seiring berjalannya
waktu, muncul praktik-praktik penyalahgunaan dalam penggunaan atas hasil intelektual
pribadi. Penulis membahas analisis yuridis mengenai pelanggaran penggunaan tanpa hak
atas merek Sarung Gajah Duduk, dengan kajian keputuan Pengadilan Tinggi Semarang
Nomor 438/PID.SUS/2023/PT.SMG Pendekatan penelitian yang diterapkan bersifat
yuridis normatif. Pendekatan penelitian yang diterapkan bersifat yuridis normatif dengan
pendekatan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam penggunaan
lisensi tersebut pembeli merek tidak melengkapi surat pengalihan hak atas merek dari
pemilik merek terdaftar. Dalam pemenuhan surat tersebut tidak ada aturan yang jelas
mengenai batas waktu dalam pemenuhan surat pengalihan hak atas merek. Oleh karena
itu, pembeli merek tidak melakukan pemenuhan pengalihan dengan tepat yang
mengakibatkan pembeli merek dianggap melakukan tindak pidana penggunaan tanpa
hak atas merek karena tetap melaksanakan produksi tanpa adanya legalitas terkait
pengalihan hak atas merek. Pengadilan Tinggi Semarang menguatkan putusan
Pengadilan Negeri yang menetapkan tersangka Mohammad Khanif, selaku Direktur PT
Pisma Abadi Jaya, bersalah melanggar Pasal 100 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: J Political Science > JC Political theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 01 Jul 2025 06:36
Last Modified: 01 Jul 2025 06:36
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13211

Actions (login required)

View Item View Item