Safrizal, Danil (2025) KUALIFIKASI BENTUK TINDAK PIDANA EKSPLORASI DAN EKSPLOITASI MINYAK DAN GAS BUMI BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2001 TENTANG MINYAK DAN GAS BUMI (STUDI PUTUSAN NOMOR 47/PID.B/2022/PN.LLG). Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (783kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (613kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (479kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (564kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (481kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (344kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi memiliki peran penting dalam
perekonomian nasional, namun praktik ilegal dalam sektor ini sering terjadi dan
berpotensi merugikan negara serta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji kualifikasi bentuk tindak pidana dalam eksplorasi dan eksploitasi
minyak dan gas bumi berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001
tentang Minyak dan Gas Bumi serta menganalisis sanksi yang dijatuhkan dalam
Putusan Nomor 47/PID.B/2022/PN.LLG. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi
kasus. Data diperoleh dari sumber bahan hukum primer dan sekunder, yang
kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak
pidana eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi dikategorikan sebagai
tindak pidana ekonomi yang merugikan negara. Dalam putusan pengadilan yang
dikaji, para terdakwa dinyatakan bersalah atas tindakan pengeboran minyak ilegal
tanpa izin yang sah dan dijatuhi hukuman pidana penjara serta denda sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi hukum dalam sektor minyak dan gas bumi
masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk lemahnya pengawasan dan
pelaksanaan hukum yang tidak optimal. Oleh karena itu, diperlukan
penegakan hukum yang lebih tegas dan perbaikan regulasi untuk
meminimalisir praktik ilegal dalam eksplorasi dan eksploitasi minyak dan
gas bumi.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) K Law > KF United States Federal Law |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 01 Jul 2025 04:35 |
| Last Modified: | 01 Jul 2025 04:38 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
