FENOMENA BERUTANG SEBAGAI NORMALITAS BARU DI ERA DIGITAL: TRANSFORMASI MORALITAS BERUTANG DI KALANGAN GENERASI MUDA DALAM EKOSISTEM FINTECH PAY LATER

Putri, Salsabilla Azalia (2025) FENOMENA BERUTANG SEBAGAI NORMALITAS BARU DI ERA DIGITAL: TRANSFORMASI MORALITAS BERUTANG DI KALANGAN GENERASI MUDA DALAM EKOSISTEM FINTECH PAY LATER. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (598kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (619kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan Pay Later sebagai inovasi keuangan dan bagian dari ekosistem
digital tidak hanya berperan sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai strategi
kapitalis yang senantiasa mendorong generasi muda untuk terbiasa berutang sejak
dini. Mudahnya akses terhadap utang konsumtif berbasis digital telah menciptakan
dilema moral yang berdampak pada terbentuknya makna baru seputar utang dan
konsumsi. Penelitian ini membahas mengenai transformasi moralitas dan
pembentukan perilaku konsumtif generasi muda pengguna Shopee Pay Later.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Shopee Pay Later dalam
menciptakan normalisasi perilaku berutang yang memperkuat perilaku konsumtif
generasi muda di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah mixed method
sequential exploratory dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive
sampling dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan teori utang David
Graeber dan teori budaya konsumen Mike Featherstone. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa (1) Pay Later telah menciptakan ketergantungan berutang
pada generasi yang belum mandiri secara finansial, popularitas dan kemudahan
sistem membuat perasaan bersalah saat berutang menurun, mengubah makna
berutang. Pay Later mampu menggeser hubungan komunal menjadi hubungan
transaksional biasa, di mana pertukaran yang berlangsung dianggap
menguntungkan konsumen dan pasar, dengan Pay Later berperan sebagai alat
kontrol sosial; (2) normalisasi perilaku berutang berpengaruh terhadap perilaku
konsumtif generasi muda di DKI Jakarta.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HG Finance
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 30 Jun 2025 08:00
Last Modified: 30 Jun 2025 08:00
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/13154

Actions (login required)

View Item View Item