Analisis Diagnostic Reference Level (DRL) Radiografi Konvensional Lokal Rumah Sakit Pada Kota Tarakan Berdasarkan Estimasi Nilai ESAK Dan INAK Menggunakan Software Caldose_X 5.0

Hastuti, Bekti Diah Wikanti (2025) Analisis Diagnostic Reference Level (DRL) Radiografi Konvensional Lokal Rumah Sakit Pada Kota Tarakan Berdasarkan Estimasi Nilai ESAK Dan INAK Menggunakan Software Caldose_X 5.0. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (560kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (862kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (993kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (722kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (685kB)

Abstract

Dalam upaya optimisasi proteksi radiasi dan mengontrol penerimaan dosis terhadap pasien,
BAPETEN telah memberlakukan nilai DRL sebagai yang diberikan untuk radiografi
diagnostik. Perhitungan dosis serap permukaan secara langsung dilakukan dengan alat ukur
dosis. Adapun cara lain dalam mengukur ESD adalah dengan menggunakan perangkat lunak
yang sudah didesain khusus untuk menghitung dosis radiasi pasien, yang bernama
CALDose_X versi 5.0. Software CALDose_X 5.0. diperlukan pada penelitian ini dikarenakan
tidak semua modalitas radiografi CR maupun DR dilengkapi dengan nilai dosis yang diterima
pasien disetiap pemeriksaan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan nilai DRL (Diagnostic
Reference Level) lokal berdasarkan nilai dosis ESAK dan INAK menggunakan software
CALDose_X versi 5.0. Data dari penelitian ini berasal dari dua rumah sakit di kota Tarakan
dengan jumlah 60 pasien di tiap rumah sakit. Hasil dari penelitian DRL lokal yang ditentukan
berdasarkan nilai Q3 dari distribusi data dosis menunjukkan rata-rata nilai DRL ESAK untuk
pemeriksaan radiografi konvensional Thorax PA, Abdomen AP dan Cranium AP di rumah
sakit X secara berurut adalah 0,19 mGy, 0,96 mGy, 0,45 mGy. Sedangkan di rumah sakit Y
adalah 0,41 mGy, 1,92 mGy, 1,04 mGy. Sementara rata-rata nilai DRL INAK di rumah sakit
X secara berurut adalah 0,14 mGy, 0,66 mGy, 0,39 mGy. Pada rumah sakit Y adalah 0,31
mGy, 1,36 mGy, 1,04 mGy. Perbandingan dari nilai DRL lokal di kedua rumah sakit terhadap
DRL Nasional yaitu Thorax PA 0,4 mGy dan 0,3 mGy, Abdomen AP 2,0 dan 1,4 mGy,
Cranium AP 1,3 dan 0,9, rumah sakit Y mendapatkan hasil nilai DRL yang lebih besar dari
nilai DRL Nasional. Keadaan tersebut dipengaruhi faktor eksposi yang digunakan rumah sakit
Y.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: ESAK, INAK, DRL Lokal, software CALDose_X.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Fisika
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 18 Jun 2025 02:52
Last Modified: 18 Jun 2025 02:52
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12989

Actions (login required)

View Item View Item