ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA DESERSI DALAM MASA DAMAI (Studi Kasus Putusan Pengadilan Militer II-08 JAKARTA Nomor 266- K/PM.II-08/AU/XI/2023)

Wattimena, Mayang Trisuci (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA DESERSI DALAM MASA DAMAI (Studi Kasus Putusan Pengadilan Militer II-08 JAKARTA Nomor 266- K/PM.II-08/AU/XI/2023). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf] Text
COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf

Download (765kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (568kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (661kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (582kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Tindak pidana desesi dalam masa damai merupakan
salah satu pelanggaran serius dalam hukum militer yang dapat mengganggu kedisiplinan,
ketaatan, serta kesiapan operasional suatu angkatan bersenjata. Desersi terjadi ketika seorang
prajurit meninggalkan tugasnya tanpa izin dalam jangka waktu tertentu sebagaimana diatur
dalam Pasal 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM). Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pelaku desersi serta kebijakan Hukum Pidana
Militer terhadap Tindak Pidana desersi dalam masa damai. Dari aspek pertanggung jawaban,
pelaku desersi dapat dikenakan sanksi pidana administratif, serta moral dan etika. Sanksi pidana
mencakup hukuman penjara dan pemecatan dari Dinas Militer, sedangkan sanksi administratif
dapat berupa penurunan pangkat atau pencabutan hak-hak sebagai prajurit. Dari aspek kebijakan
Hukum Pidana Militer, KUHPM mengatur desersi dalam beberapa kategori berdasarkan durasi
ketidakhadiran dan kondisi yang menyertainya, termasuk desersi biasa dan desersi dengan
pemberatan. Selain itu, upaya pencegahan desersi dilakukan melalui pembinaan mental,
peningkatan kesejahteraan prajurit, serta mekanisme pengawasan dan deteksi dini terhadap
potensi desersi. Metode yang dilakukan dalam penulisan Skripsi ini menggunakan metode
penelitian hukum normatif, data yang berfokus pada kepustakaan. Kesimpulannya Tindak Pidana
desersi dalam masa damai tetap merupakan ancaman serius terhadap disiplin militer. Oleh
karena itu, diperlukan penegakan hukum yang tegas, pembinaan moral yang berkelanjutan,
serta perhatian terhadap kesejahteraan prajurit untuk mengurangi angka desersi dan menjaga
stabilitas institusi militer.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 17 Jun 2025 08:02
Last Modified: 17 Jun 2025 08:02
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12981

Actions (login required)

View Item View Item