EFEKTIVITAS MADU ACACIA CRASSICARPA SEBAGAI BALUTAN PRIMER TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK DI RUMAH SAKIT X JAKARTA

Hidayanti, Dwi Nur (2025) EFEKTIVITAS MADU ACACIA CRASSICARPA SEBAGAI BALUTAN PRIMER TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK DI RUMAH SAKIT X JAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (341kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (311kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Luka diabetik adalah luka kronik akibat penyumbatan pembuluh
darah, kerusakan jaringan, dan gangguan neurologis serta vaskuler pada penderita
diabetes melitus, dan berkembang menjadi infeksi. Angka kejadian luka diabetik di
Indonesia mencapai 25%. Perawat berperan penting dalam perawatan luka,
termasuk merawat kaki, memantau luka, dan menjaga kelembaban area luka. Salah
satu alternatif perawatan luka diabetik adalah dengan madu Acacia crassicarpa.
Tujuan: Mengetahui adanya efektivitas penggunaan madu terhadap proses
penyembuhan luka diabetik di Rumah Sakit X Jakarta.
Metodologi: Desain penelitian ini adalah Quasy Experiment Without Control
Group dengan pendekatan pre test-post test. Tahap awal dilakukan pre-test
kemudian bersihkan luka dari jaringan nekrotik, lalu cuci luka dengan
menggunakan NaCl dan oleskan madu pada luka selanjutnya balut luka
menggunakan kasa. Lakukan selama 3 minggu dengan pemberian madu selama 2
kali dalam seminggu selanjutnya kaji luka menggunakan Winner scale dengan
jumlah 30 responden. Uji statistik yang digunakan yaitu uji paired sample t-test.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian diperoleh rata-rata skor Winner scale pre-test
sebesar 34,07 ± 6,427 dan post-test sebesar 18,67 ± 3,933. Hasil penelitian
menunjukkan adanya perbedaan skor pengkajian Winner scale pre-test post-test
dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) ditandai dengan penurunan
hipergranulasi, penurunan jumlah eksudat dan adanya jaringan baru yang sudah
tumbuh.
Simpulan: Madu Acacia crassicarpa efektif terhadap proses penyembuhan luka
diabetik.
Saran: Perawat dan penderita luka diabetik disarankan dapat menggunakan madu
Acacia crassicarpa sebagai balutan primer sebagai salah satu upaya dalam proses
penyembuhan luka diabetik.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 12 Jun 2025 06:59
Last Modified: 12 Jun 2025 06:59
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12890

Actions (login required)

View Item View Item