FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETAKUTAN TERHADAP PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT ADHYAKSA JAKARTA 2024

Mumfarida, Mumfarida (2025) FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETAKUTAN TERHADAP PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT ADHYAKSA JAKARTA 2024. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER .pdf] Text
COVER .pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (594kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (471kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (885kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (244kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Ketakutan terhadap persalinan adalah salah satu masalah
psikologis yang umum terjadi pada ibu hamil dan dapat berdampak negatif terhadap
kesehatan ibu maupun janin. Faktor-faktor seperti usia, pendidikan, pekerjaan,
pendapatan, paritas, dan dukungan sosial diketahui memengaruhi tingkat ketakutan
ini. Di Rumah Sakit Adhyaksa Jakarta, angka kunjungan ibu hamil trimester III
cukup tinggi, dengan sebagian besar melaporkan kecemasan menjelang persalinan.
Tujuan : untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang berhubungan dengan ketakutan
terhadap persalinan pada ibu hamil trimester III, termasuk karakteristik demografi,
kondisi obstetri, dan dukungan sosial.
Metodologi : Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan
kuantitatif. Sampel sebanyak 75 ibu hamil trimester III diambil dengan metode
Purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Wijma Delivery
Expectancy/Experience Questionnaire (W-DEQ) versi A dan kuesioner
Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS).
Hasil Penelitian : Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif dan
inferensial melalui perangkat SPSS. Hasil menunjukkan bahwa 45,3% ibu hamil
mengalami ketakutan melahirkan kategori sedang, 36% kategori tinggi, dan 18,7%
kategori rendah. Faktor usia <20 tahun atau >35 tahun, pendidikan rendah, paritas
pertama, serta kurangnya dukungan sosial signifikan berhubungan dengan ketakutan
terhadap persalinan (p<0,05).
Kesimpulan : Dukungan dari pasangan dan tenaga kesehatan menjadi faktor
protektif utama. Ketakutan terhadap persalinan dipengaruhi oleh karakteristik
demografis, kondisi obstetri, dan dukungan sosial.
Saran : Penyuluhan intensif dari tenaga kesehatan dan dukungan emosional keluarga
sangat diperlukan untuk mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan kesiapan
ibu menghadapi persalinan.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 03 Jun 2025 07:37
Last Modified: 03 Jun 2025 07:37
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12836

Actions (login required)

View Item View Item