FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA SMP KAB. TANGERANG

Asmayulianti, Maylia (2024) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA SMP KAB. TANGERANG. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (322kB)
[thumbnail of LAMPIRAN .pdf] Text
LAMPIRAN .pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Secara nasional bahwa proporsi individu yang ber-PHBS baik
belum mencapai setengah (41,3%). Tertulis bahwa di Kabupaten Tangerang
memiliki PHBS masyarakat masih rendah terutama olahraga (10.09%),
penggunaan jamban sehat (15,74%) mengkonsumsi makanan seimbang (23,5%)
dan tidak merokok didalam ruangan (23,5%).
Tujuan: Pe.ne.litian ini bertujuan untuk me.nge.tahui Faktor-faktor yang
be.rhubungan de.ngan pe.rilaku hidup be.rsih dan se.hat (PHBS) pada siswa Se.kolah
SMP PGRI 338 Sindang Sono.
Metodelogi: Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif. Sampel dalam
penelitian berjumlah 89 responden. Dan Teknik pengambilan populasi
menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 64 responden. Instrumen
penelitian ini menggunakan kertas kuesioner tentang PHBS. Data dianalisis
menggunakan descriptive statistik dan uji Chi square.
Hasil Penelitian: Diketahui bahwa responden yang memiliki PHBS baik sebanyak 32
(50,0%). Dan PHBS kurang baik sebanyak 32 (50,0%). Responden yang memiliki
pengetahuan kurang sebanyak 29 (45,3%), Pengetahuan cukup sebanyak 24 (37,5%)
sedangkan pengetahuan baik sebanyak 11 (17,2%). Lalu 34 (53,1%) responden memiliki
ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang baik, dan 30 (46,9%) memiliki
ketersediaan sarana prasarana baik. Dan peran guru baik 42 (65,6%) sedangkan peran guru
kurang baik sebanyak 22 (34,4%). Ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan
dengan PHBS hasil p-Value (0,019), lalu ada hubungan signifikan antara ketersediaan
sarana prasarana dengan PHBS hasil p-Value (0,045), dan tidak ada hubungan signifikan
antara peran guru dengan PHBS karena p-Value (1,000).
Simpulan: Dari hasil penelitian masih banyak pengetahuan siswa yang belum
mengetahui apa itu pelaksaan PHBS dan bagaimana menerapkan PHBS.
Saran: Diharapkan untuk pihak sekolah agar melakukan edukasi untuk
meningkatkan pengetahuan siswa dan menyusun program bersama dalam rangka
menggerakkan PHBS di sekolah.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 03 Jun 2025 07:30
Last Modified: 03 Jun 2025 07:30
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12835

Actions (login required)

View Item View Item