Andariany, Virany (2025) PEMANFAATAN RUANG AKUATIK DAN TERESTRIAL ULAR PICUNG (Rhabdophis subminiatus Schlegel, 1837) DAN ULAR PICUNG GUNUNG (Rhabdophis chrysargoides Günther, 1858) PADA KANDANG EKSPERIMEN. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (372kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (913kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (961kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (574kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kelenjar nuchal merupakan sebuah sistem pertahanan yang unik terhadap predator pada ular
Marga Rhabdophis, yang berkaitan dengan morfologi, sekustrasi kimia dan perilaku.
Beberapa Rhabdophis memiliki kelenjar nuchal di bagian kulit leher yang berisi racun yang
didapat dari mangsanya yaitu kodok famili Bufonidae. DiIndonesia terdapat beberapa jenis
Rhabdophis yang memiliki kelenjar nuchalseperti Rhabdophissubminiatus yang tersebar di
Pulau Jawa dan Rhabdophis chrysargoidestersebar di Pulau Sulawesi. Kedua jenis tersebut
memiliki letak kelenjar nuchal yang berbeda, dan juga pemanfaatan habitat yang berbeda.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan ruang pada dua jenis Rhabdophis
pada kandang eksperimen buatan dan kaitannya terhadap letak kelenjar nuchal. Penelitian
dilakukan dengan mengamati pergerakkan ular dalam ruang akuatik dan terestrial, serta
menganalisis aktivitas harian dalam 24 jam pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa R. chrysargoides lebih lama beraktivitas di ruang akuatik dibandingkan dengan R.
subminiatus, meskipun perbedaannya tidak signifikan. Selama pengamatan terlihat R.
chrysargoidessering melakukan aktivitas berdiam di ruang akuatik, yang tidak ditunjukkan
oleh R. subminiatus. Aktivitas harian pada kedua jenis tidak jauh berbeda, R. chrysargoides
bersembunyi pada tempat persembunyian saat waktu siang hingga menjelang sore hari.
Rhabdophis chrysargoides memiliki perilaku unik yang tidak ditemukan pada R.
subminiatus, yaitu sering diam di permukaan air dengan menunjukkan bagian kepala hingga
leher. Perilaku unik R. chrysargoides diduga terkait dengan letak kelenjar nuchal pada
bagian kepala yang dapat memberikan tambahan perlindungan dari ancaman predator saat
melakukan aktivitas di permukaan air. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana
pemanfaatan habitat dan aktivitas ular dapat terkait dengan letak kelenjar nuchal pada Marga
Rhabdophis.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | - Abdurrahman - |
| Date Deposited: | 02 Jun 2025 05:00 |
| Last Modified: | 02 Jun 2025 05:00 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12804 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
