KORELASI POLA ANTINUCLEAR ANTIBODY IMMUNOFLUORESCENCE (ANA IF) DENGAN ANTINUCLEAR ANTIBODY PROFILE LINE IMMUNOASSAY (ANA PROFILE) PADA SUSPEK AUTOIMUN

Ningrum, Maria Martha Dyah Ayu Sandra (2025) KORELASI POLA ANTINUCLEAR ANTIBODY IMMUNOFLUORESCENCE (ANA IF) DENGAN ANTINUCLEAR ANTIBODY PROFILE LINE IMMUNOASSAY (ANA PROFILE) PADA SUSPEK AUTOIMUN. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daf.pdf] Text
COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daf.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (908kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (725kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, Hasil Turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, Hasil Turnitin).pdf

Download (5MB)

Abstract

Antinuclear antibody (ANA) merupakan antibodi yang khas pada penyakit autoimun
yang menyerang jaringan ikat. ANA dideteksi melalui pemeriksaan imunofluoresensi (IF)
pada serum atau plasma yang merupakan gold standart dalam deteksi penyakit autoimun.
Hasil ANA IF berupa pola pewarnaan yang menunjukkan adanya indikasi dari
autoantibodi tertentu. Pemeriksaan ANA Profile memberikan penentuan in vitro kualitatif
autoantibodi IgG dari 16 antigen untuk mendukung diagnosis penyakit autoimun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pola ANA IF dengan hasil
antigen pada ANA Profile pada suspek autoimun di Indonesia. Penelitian ini merupakan
penelitian komparatif cross-sectional yang dilakukan dengan mengumpulkan data hasil
ANA IF dan ANA Profile di Laboratorium Klinik Prodia pada bulan Oktober hingga
Desember 2024. Berdasarkan populasi yang tersedia, didapatkan 210 data yang dipilih
secara acak. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial, selanjutnya disajikan dalam
bentuk distribusi frekuensi. Analisis data frekuensi pola ANA IF dan ANA Profile
ditabulasikan dan selanjutnya dilakukan uji Fisher’s exact test untuk melihat apakah ada
korelasi antara hasil pola ANA IF dengan 16 antigen pada ANA Profile. Hasil analisis
menunjukkan sebagian besar pasien suspek autoimun berjenis kelamin perempuan
dengan persentase 74,8%. Kelompok terbanyak adalah pasien dewasa dengan rentang
usia 19 - 44 tahun yaitu 55,2%. Uji Fisher’s exact test menunjukan korelasi yang
signifikan antara pola Centromeres dengan antigen CENP-B, Pola Nuclear Homogenous
dengan antigen Sm, dsDNA, Nucleosomes, Histones, Ribosomal P-Protein dan AMAM2, Pola Speckled dengan antigen CENP-B, dsDNA, Nucleosomes, Histones (p
value<0,05). Pada pola Cytoplasmic, Nucleolar dan Discrete Nuclear Dots tidak
menunjukkan korelasi yang signifikan dengan hasil antigen ANA Profile.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 02 Jun 2025 04:41
Last Modified: 02 Jun 2025 04:41
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12801

Actions (login required)

View Item View Item