Fikri, Abdul Hakim (2025) APLIKASI GIBERELIN PADA HIDROPONIK MELON (Cucumis melo L.) SISTEM IRIGASI TETES. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
Cover.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (40kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (519kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (512kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (31kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (909kB) |
Abstract
Produksi melon di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 129.147 ton dan menurun
pada tahun 2022 menjadi 118.696 ton. Menurunnya produktivitas melon dapat
menurun karena tanaman ini sangat peka terhadap perubahan iklim serta rentan
terhadap serangan hama dan penyakit. Hal ini menjadi tantangan bagi petani dalam
proses budidaya, sehingga diperlukan penanganan yang intensif. Salah satu solusi
yang dapat diterapkan adalah mengubah teknik budidaya dengan metode
hidroponik.Melakukan budidaya tanaman melon, selain memperhitungkan media
tanam yang digunakan juga perlu memperhatikan pemberian air dengan teknik
irigasi. Salah satu sistem/teknik irigasi yang dapat menghemat pemakaian air
adalah teknik irigasi tetes atau Drip. Giberelin adalah salah satu zat pengatur
tumbuh yang dapat meningkatkan produktivitas hidroponik melon. Penelitian ini
bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian giberelin pada budidaya melon
secara hidroponik menggunakan sistem irigasi tetes. Penelitian ini dilaksanakan di
Kebun Made Fresh Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Provinsi Jawa
Barat pada bulan Juli-September 2024. Penelitian dirancang dengan menggunakan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) tunggal dengan faktor perlakuan perbedaan
dosis giberelin. Dosis giberelin yang digunakan dalam percobaan ini, yaitu 0 ppm
(kontrol), 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, dan 200 ppm. Hasil penelitian menunjukkan
terdapat perbedaan yang nyata pada aplikasi dosis giberelin yang berbeda.
Perlakuan terbaik terdapat pada aplikasi giberelin dosis 150 ppm dengan tinggi
tanaman (483.33 cm), jumlah daun (89.66 helai), bobot buah pertanaman (1.31 kg ),
diameter buah pertanaman (41.16 cm), dan TPT buah (17.66 0
brix).
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 27 May 2025 04:21 |
| Last Modified: | 27 May 2025 04:22 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12752 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
