Kharisma, Luthfia Alya (2024) HIPERREALITAS DALAM FILM ALICE IN BORDERLAND KARYA SUTRADARA SHINSUKE SATO. Bachelor thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.
|
Text
COVER.pdf Download (942kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (453kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (447kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (428kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (469kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas film Alice in Borderland karya sutradara Shinsuke Sato
untuk mengungkap bagaimana dunia hiperrealitas tercipta dan memberi pengaruh pada
perkembangan mental dan emosional karakter-karakter yang terdapat dalam film tersebut.
Penelitian analisis deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan hiperrealitas
Baudrillard dan teori film Bordwell untuk menganalisis unsur naratif film. Hiperrealitas
didefinisikan sebagai kondisi ketika realitas asli digantikan oleh konstruksi buatan,
sehingga batas antara yang asli dan yang tiruan menjadi sulit dibedakan. Baudrillard
menjelaskan konsep ini melalui tiga tingkat simulacra. Pada tingkat pertama, tanda masih
merepresentasikan realitas; pada tingkat kedua, tanda mulai menutupi realitas yang
sebenarnya; sementara pada tingkat ketiga, tanda-tanda menciptakan realitas baru.
Dengan menggunakan dua pendekatan ini, hasil penelitian memperlihatkan bahwa
hiperrealitas yang terjadi dalam film Alice in Borderland telah mencapai tingkat ketiga
simulacra. Pada tingkat ketiga, citra dan simulasi tidak hanya mencerminkan kenyataan,
tetapi telah bertransformasi menjadi kenyataan itu sendiri bagi para karakter. Borderland
merupakan realitas yang dibuat secara artifisial, menciptakan dunia yang tidak mengikuti
aturan dan logika dunia nyata. Dengan demikian, Borderland tidak memiliki referensi
yang jelas atau keterkaitan langsung dengan dunia nyata, sehingga menciptakan sebuah
realitas yang sepenuhnya terpisah dari realitas asli. Sebagai representasi dari hiperrealitas,
Borderland berfungsi sebagai konstruksi buatan yang dirancang untuk menguji batasbatas manusia dan menggambarkan bagaimana simulasi yang mendalam dapat
menggantikan serta membentuk pengalaman karakter di dalamnya.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > J General legislative and executive papers |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Sastra Jepang |
| Depositing User: | Miss Yulia Zahra Yamini |
| Date Deposited: | 07 Nov 2024 04:07 |
| Last Modified: | 07 Nov 2024 04:07 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
