GEGAR BUDAYA PEMAGANG BIDANG KONSTRUKSI DI JEPANG DARI LPK JIRITSU NUSANTARA BOGOR

AYU, SUZUKI (2024) GEGAR BUDAYA PEMAGANG BIDANG KONSTRUKSI DI JEPANG DARI LPK JIRITSU NUSANTARA BOGOR. Bachelor thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (636kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (359kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (368kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (423kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (250kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (561kB)

Abstract

Gegar budaya dialami seseorang ketika sosial budaya dari dua wilayah bertemu. Hal
ini dapat dirasakan juga oleh pemagang dari Indonesia yang pergi ke Jepang, terutama
di bidang pekerjaan konstruksi. Penelitian yang berjudul “Gegar Budaya Pemagang
Bidang Konstruksi di Jepang dari LPK Jiritsu Nusantara Bogor” ini bertujuan
menjelaskan tahapan gegar budaya dan strategi adaptasi yang dilakukan pemagang
LPK Jiritsu Nusantara Bogor di Jepang dengan menggunakan teori budaya dari
Kluckhon (1953) dan teori gegar budaya dari Samovar (2010). Penelitian ini
menggabungkan metode kuantitatif untuk menghitung data dan metode kualitatif
untuk menganalisis data dengan teknik penyebaran angket kepada 15 responden dan
wawancara untuk pendalaman informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa
pemagang LPK Jiritsu Nusantara bogor di Jepang yang bekerja di konstruksi
mengalami fase kegembiraan, kekecewaan, awal resolusi, dan berfungsi dengan
efektif. Pada fase kegembiraan pemagang dari konstruksi merasa antusias dan senang
dengan keanekaragaman budaya dan orang Jepang. Namun, para pemagang juga
merasa sedih dan stres karena rindu keluarga dan kesulitan berkomunikasi. Pada fase
kekecewaan para pemagang merasa sedih, stres, dan kecewa karena mengalami
permasalahan di lingkungan pekerjaan terkait komunikasi, fisik, mental, pelaksanaan
ibadah, dan budaya kerja. Sedangkan di luar lingkungan pekerjaan terkait transportasi,
makanan, cuaca, dan perbedaan budaya. Pada fase awal resolusi para pemagang
mengatasi permasalahan dengan membuat hubungan pribadi melalui komunikasi,
mempelajari budaya dan berpartisipasi dalam kegiatan budaya. Pada fase berfungsi
dengan efektif para pemagang merasa senang dan puas karena telah berhasil
beradaptasi dengan budaya Jepang.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Sastra Jepang
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 07 Nov 2024 03:38
Last Modified: 07 Nov 2024 03:38
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12420

Actions (login required)

View Item View Item