ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PEMBELAAN TERPAKSA (NOODWEER) SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PASAL 49 AYAT (1) UU NO 1 TAHUN 1946 (KUH PIDANA) GUNA MEMBERI PERLINDUNGAN ATAS PERLAWANAN TERHADAP PELAKU KEJAHATAN

Mulfi, Faisal (2024) ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PEMBELAAN TERPAKSA (NOODWEER) SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PASAL 49 AYAT (1) UU NO 1 TAHUN 1946 (KUH PIDANA) GUNA MEMBERI PERLINDUNGAN ATAS PERLAWANAN TERHADAP PELAKU KEJAHATAN. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (501kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (290kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (374kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis mengenai konsep
pembelaan terpaksa (Noodweer) sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat 1
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 (KUHP). Pasal ini memberikan dasar
hukum bagi seseorang untuk melakukan tindakan pembelaan terhadap
serangan yang melawan hukum tanpa dikenai sanksi pidana. Penelitian ini
difokuskan pada bagaimana ketentuan tersebut diimplementasikan dalam
sistem peradilan pidana di Indonesia, serta bagaimana aturan tersebut
memberikan perlindungan hukum bagi individu yang melakukan perlawanan
terhadap pelaku kejahatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
yuridis normatif dengan pendekatan analisis terhadap putusan pengadilan
terkait kasus pembelaan terpaksa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan Pasal 49 ayat 1 KUHP masih memerlukan pemahaman yang
mendalam dari pihak aparat penegak hukum agar dapat diberlakukan secara
adil dan proporsional. Penelitian ini juga menemukan bahwa aspek
proporsionalitas dalam pembelaan terpaksa masih menjadi isu penting yang
perlu mendapat perhatian lebih dalam penerapannya. Selain itu, penelitian ini
merekomendasikan adanya penambahan unsur-unsur spesifik dalam Pasal 49
ayat 1 KUHP, seperti ketentuan mengenai perlawanan yang dilakukan saat
serangan sedang berlangsung dan pembelaan yang dilakukan secara
proporsional.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 09 Oct 2024 03:18
Last Modified: 09 Oct 2024 03:18
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12334

Actions (login required)

View Item View Item