ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ANAK USIA BALITA DI CAKUNG JAKARTA TIMUR

Saffitriyani, Fadilla (2024) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ANAK USIA BALITA DI CAKUNG JAKARTA TIMUR. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (969kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (455kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (450kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization(2024) sebanyak 18.000 anak dengan
usia dibawah 15 tahun mengalami kematian yang diakibatkan cedera. Sedangkan
Riset Kesehatan Dasar (2018) menyatakan bahwa persentase kejadian cedera di
Provinsi DKI Jakarta berdasarkan pengelompokkan umurnya, anak usia 1-4 tahun
sebanyak 8,2 % mengalami cedera dan anak usia 5-14 tahun mengalami cedera
sebanyak 12,1%. Anak-anak dengan usia balita (pre-school) sangat sering
mengalami cedera baik itu ringan hingga parah. Maka, diperlukan peran orang tua
dalam mengawasi, menjaga serta memberikan pengetahuan kepada anak mana yang
boleh dilakukan serta mana yang tidak boleh dilakukan. Tujuan penelitian ini ialah
untuk mengetahui hubungan antara sikap, tingkat pengetahuan dan perilaku dengan
kasus kejadian cedera pada anak usia balita di Cakung, Jakarta Timur. Rencana
penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan CrossSectional. Sample dalam penelitian ini sebanyak 134 orang dengan metode
pengambilan sampling yaitu Purposive Sampling. Dalam pengambilan data,
menggunakan lembar kuesioner terhadap orang tua mengenai sikap, tingkat
pengetahuan dan perilaku. Hasil penelitian diapatkan bahwa kasus cedera anak usia
balita yaitu tersedak (47,0%) yang didominasi oleh anak laki-laki (52,2%).
Kemudian orang tua dengan sikap orang tua didominasi dengan sikap cukup
(48,5%), tingkat pengetahuan orang tua kurang sebesar (38,1%), dan pengetahuan
orang tua kurang sebesar (41,8%). Analisis menunjukkan adanya hubungan
signifikan antara sikap orang tua (p=0,028), tingkat pengetahuan (p=0,004), dan
perilaku (p=0,017) di Cakung, Jakarta Timur. Oleh karena itu, diperlukan
peningkatan pengetahuan orang tua, serta kesadaran orang tua bahwa perlunya
pengawasan orang tua agar mencegah terjadinya cedera pada anak .

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 30 Sep 2024 02:16
Last Modified: 30 Sep 2024 02:16
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12159

Actions (login required)

View Item View Item