AKTIVITAS HARIAN DAN PERILAKU MAKAN OWA KALAWEIT(Hylobates albibarbis) PADA KELOMPOK PRIBON DI STASIUN PENELITIANORANGUTAN TUANAN, KALIMANTAN TENGAH

Rafly, Ridwan (2024) AKTIVITAS HARIAN DAN PERILAKU MAKAN OWA KALAWEIT(Hylobates albibarbis) PADA KELOMPOK PRIBON DI STASIUN PENELITIANORANGUTAN TUANAN, KALIMANTAN TENGAH. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (150kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (884kB)

Abstract

Owa kalaweit (Hylobates albibarbis) merupakan salah satu spesies primata endemik di
Kalimantan dan merupakan primata frugivora. H. albibarbis hidup di hutan primer dan
sekunder di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Stasiun Penelitian Orangutan
Tuanan (SPOT), Kalimantan Tengah, merupakan salah satu habitat dari owa kalaweit
yang merupakan hutan rawa gambut sekunder. Informasi tentang aktivitas harian dan
perilaku makan sangat penting, karena dapat menggambarkan kondisi owa kalaweit.
Penelitian mengenai aktivitas harian dan perilaku makan dilakukan di kawasan SPOT
pada Agustus 2023 – Februari 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
apakah ada perbedaan dari proporsi aktivitas harian dan perilaku makan jantan dewasa
dan betina dewasa dari kelompok Pribon. Metode yang digunakan adalah focal animal
sampling dengan continuous recording untuk mencatat tiap perubahan aktivitas. Hasil
yang di dapat pada aktivitas isitrahat, yaitu sebesar (42,21%; 45,91%), bergerak
(34,14%; 27,89%), makan (19,84%; 22,57%) dan sosial (3,81%; 3,62%) menunjukkan
tidak adanya perbedaan yang signifikan baik aktivitas harian maupun perilaku makan.
Jantan dan betina dewasa mengonsumsi 23 jenis tumbuhan dari 10 famili. Kategori
pakan yang dikonsumsi dua individu owa dewasa ini adalah buah masak (43,74%;
36,31%), buah setengah matang (26,35%; 16,52%), buah mentah (7,98%; 19,76%),
daun muda (16,59%; 13,01%), daun tua (1,64%; 6,40%), bunga (1,49%; 7,72%),
empulur (0,90%; 0%) dan air (1,31%; 0,38%). Teknik makan yang paling sering
digunakan oleh dua individu dewasa adalah PT 1/1 KM (Petik Tangan satu per satu
Kupas dengan Mulut) dan PT 1/1 TK (Petik Tangan satu per satu Tidak Kupas).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 26 Sep 2024 04:38
Last Modified: 26 Sep 2024 04:38
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12123

Actions (login required)

View Item View Item