Ramadani, Annisa (2024) PENGARUH PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESADARAN MASYARAKAT, TERHADAP DINAMIKA PERDAGANGAN BURUNG PARUH BENGKOK DI TERNATE, MALUKU UTARA. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf Download (590kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (497kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, lampiran, lembar awal hasil turnitin).pdf Download (584kB) |
Abstract
Kebiasaan masyarakat memelihara satwa liar masih
berlangsung hingga sekarang. Hal ini menjadi salah satu ancaman yang nyata
terhadap keberadaan satwa liar di habitat alaminya. Burung paruh bengkok memiliki
kemampuan meniru suara di sekitarnya, dan menjadi satwa liar yang populer sebagai
peliharaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan,
sikap, dan kesadaran masyarakat pemelihara dan tidak memelihara burung paruh
bengkok, serta pemodelan dinamika perdagangan burung paruh bengkok.
Pengumpulan data wawancara dilakukan selama dua bulan di Kota Ternate, Maluku
Utara. Metode yang digunakan purposive sampling, mewawancarai masyarakat yang
telah ditentukan sebanyak 52 responden, serta data perdagangan yang diperoleh dari
dari Garda Animalia. Hasil penelitian, mengidentifikasi bahwa mayoritas dari mereka
yang tidak memelihara burung paruh bengkok berusia 10-25 tahun (53%); berjenis
kelamin laki-laki (65%); tingkat pendidikan sarjana (67%); dan bekerja sebagai PNS
(35%). Di sisi lain, masyarakat yang memelihara burung paruh bengkok, didominasi
yang berusia 42-57 tahun (34%); berjenis kelamin perempuan (59%); tingkat
pendidikan SMA (60%); dan lebih didominasi oleh pekerjaan lainnya, seperti ibu
rumah tangga (72%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap
memiliki hubungan dengan pendidikan dan pekerjaan. Kemudian, hasil wawancara
tersebut dimasukkan ke dalam pemodelan perdagangan untuk melihat kelangsungan
hidup burung paruh bengkok 45 tahun ke depan. Skenario tersebut dapat
menurunkan sedikit angka perdagangan burung paruh bengkok. Maka, pengetahuan,
sikap, dan kesadaran memiliki pengaruh terhadap perdagangan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 26 Sep 2024 03:25 |
| Last Modified: | 27 Sep 2024 03:42 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
