AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK JAMUR Ganoderma applanatum DAN Stereum versicolor TERHADAP Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, Escherichia coli, DAN Pseudomonas aeruginosa

NURFADILA, AINAYA (2024) AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK JAMUR Ganoderma applanatum DAN Stereum versicolor TERHADAP Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, Escherichia coli, DAN Pseudomonas aeruginosa. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (370kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf

Download (111kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (572kB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang
tinggi di dunia, termasuk keanekaragaman hayatijamur makro. Jamur makro banyak
dimanfaatkan oleh manusia, baik sebagai bahan pangan, maupun sebagai bahan obat.
Dua contoh dari jamur yang dapat dimanfaat sebagai bahan obat adalah G. applanatum
dan S. versicolor. G. applanatum mengandung senyawa aktif berupa terpenoid,
flavanoid, tannin, alkaloid dan steroid yang bersifat antifungi, antioksidan dan
antibakteri. S. versicolor mengandung senyawa yang memiliki kemampuan sebagai
antioksidan dan agen antiproliferatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati potensi
antibakteri ekstrak jamur G. applanatum dan S. versicolor terhadap bakteri
Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, Escherichia coli, dan Pseudomonas
aeruginosa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode difusi sumur
dengan taraf konsentrasi 20%, 15%, 10% dan 5%. Hasil uji antibakteri metode difusi
sumur menunjukkan ekstrak jamur G. applanatum pada konsentrasi 20% merupakan
konsentrasi terbaik yang dapat menghambat bakteri S. aureus, dan P. aeuruginosa
karena menghasilkan zona hambat lebih besar yaitu 4,213 mm dam 4,063 mm.
Sedangkan ekstrak jamur S. versicolor pada konsentrasi 20% merupakan konsentrasi
terbaik yang dapat menghambat bakteri P. aeuruginosa dan E. Coli karena
menghasilkan zona hambat lebih besar yaitu 4,53 mm dam 3,47 mm.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 26 Sep 2024 03:15
Last Modified: 26 Sep 2024 03:15
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12095

Actions (login required)

View Item View Item