PERILAKU MAKAN SERANGGA PADA ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DI STASIUN PENELITIAN SUAQ BALIMBING, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH SELATAN

ANUGRAH, DHANDI (2024) PERILAKU MAKAN SERANGGA PADA ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DI STASIUN PENELITIAN SUAQ BALIMBING, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH SELATAN. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (747kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (266kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (373kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (456kB)

Abstract

Orangutan merupakan salah satu primata pemakan buah, selain itu orangutan juga
mengonsumsi daun, bunga, bagian tumbuhan lain/veg, dan serangga (rayap, semut, madu dan
ulat). Penelitian terkait konsumsi serangga oleh orangutan, masih sangat minim, terutama pada
Orangutan Sumatera (Pongo abelii). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi
waktu konsumsi serangga, perbedaan teknik makan serangga, dan pengaruh hubungan
ketersediaan buah (Fruit Availability Index/FAI) terhadap preferensi konsumsi serangga.
Penelitian dilakukan di Stasiun Penelitian Suaq Balimbing, Taman Nasional Gunung Leuser,
Aceh Selatan selama 7 bulan (November 2023 – Mei 2024). Metode yang digunakan adalah
Focal Animal Sampling-Instantaneous dengan uji analisis Kruskal-Wallis untuk proporsi
waktu konsumsi serangga setiap kelas umur dan Spearman untuk pengaruh curah hujan dan
suhu terhadap fenologi dan untuk mengetahui hubungan FAI terhadap proporsi waktu
konsumsi serangga. Hasil yang diamati pada lima kelas umur orangutan (jantan dewasa
berpipi, jantan dewasa tidak berpipi, betina dewasa dengan anak, betina dewasa, dan betina
remaja) didapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan proporsi waktu konsumsi serangga.
Namun, terdapat pemilihan teknik makan serangga pada setiap kelas umur orangutan. Jantan
dewasa berpipi menjadi kelas umur yang paling banyak menggunakan teknik makan serangga
(24 teknik), sedangkan jantan dewasa tidak berpipi menjadi kelas yang paling sedikit dalam
menggunakan teknik makan serangga (12 teknik). Ketersediaan buah (FAI) tidak
berhubungan dengan preferensi konsumsi serangga pada setiap kelas umur orangutan di
Stasiun Penelitian Suaq Balimbing.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z004 Books. Writing. Paleography
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 25 Sep 2024 07:19
Last Modified: 25 Sep 2024 07:19
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12077

Actions (login required)

View Item View Item