APLIKASI MIKROORGANISME LOKAL ( MOL ) BERBASIS KEONG MAS DAN BONGGOL PISANG, TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor, L.)

Firmansyah, Salahudin Kende (2024) APLIKASI MIKROORGANISME LOKAL ( MOL ) BERBASIS KEONG MAS DAN BONGGOL PISANG, TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor, L.). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (563kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (598kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (714kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (266kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

ujuan untuk mengetahui pengaruh mikroorganisme lokal dengan
menggunakan keong mas dan bonggol pisang terhadapipertumbuhanidan hasil
tanamanibayam merah. Penelitian ini dilakukan di Balai Benih Pertanian Kebun
Bibit Ciganjur JakartaiSelatan Penelitianiini akan dilaksanakan pada bulan Juli
sampai Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan metode Rangcangan Acak
Kelompok (RAK) Faktorial yaitu dengan MOL keong mas dan bonggol pisang.
Parameter pengamatan yang dilakukan meliputi presentase tinggiitanamanijumlah
daun, diameter batang, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, bobot akar,
panjang akar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analisys of
Variance (ANOVA) dan dilanjutkanimenggunakan Uji Beda Nyata Terkecil BNT
5 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan MOLakeongamas
berpengaruh terhadap parameter diameter batang,bobot akar dan bobot akar,
sedangkan permberian MOL bonggol pisang berpengaruh terhadap parameter
tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan panjang akar, Pemberian dosis 150
ml bonggol pisang memberikanihasilIterbaik pada parameter tinggi tanaman
(32,73 cm), jumlah daun (12,33 helai), diameter batang (0,68 mm), pemberian
dosis 200 ml bonggol pisang memberikan hasil terbaik pada perameter bobot
basah (36,83 g), pemberian dosis 250 ml keong mas memberikan hasil terbaik
pada parameter bobot akar (9,16 g), Interaksi MOL bonggol pisang dengan dosis
150 ml memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman (34,66 cm),
jumlah daun (12,33 helai), mol keong mas dengan dosis 150 ml memberikan hasil
terbaik pada parameter jumlah daun (12,33 helai), diameter batang (0,76 mm),
mol keong mas dengan dosis 250 ml memberikan hasil terbaik pada parameter
bobot akar (9,66 g), mol bonggol pisang dengan dosis 250 ml memberikan hasil
terbaik pada parameter panjang akar (17,66 cm) dan bobot kering (0,58 g).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Skripsi > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 25 Sep 2024 04:05
Last Modified: 25 Sep 2024 04:25
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/12069

Actions (login required)

View Item View Item