ANALISIS PERBANDINGAN PENGATURAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) DAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN KARYAWAN TETAP (PKWTT) DI INDONESIA DAN SINGAPURA

Amarulloh, Ridwan (2024) ANALISIS PERBANDINGAN PENGATURAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) DAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN KARYAWAN TETAP (PKWTT) DI INDONESIA DAN SINGAPURA. Masters thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (689kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (447kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (480kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (371kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (567kB)

Abstract

Tenaga kerja merupakan komponen penting dalam roda industri suatu negara.
Kepastian hukum yang mengatur hak-hak tenaga kerja sangat diperlukan
untuk melindungi kepentingan pekerja dan memastikan hubungan kerja yang
harmonis, pengaturan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Penyelesaian
Perselisihan Karyawan Tetap (PKWTT) di indonesia menganut sistem hukum
Civil Law, sedangkan Singapura menganut tradisi hukum Common Law.
Perbedaannya tercermin dalam peraturan perundang-undangan dan prosedur
penyelesaian sengketa di kedua negara. Penelitian ini merupakan penelitian
hukum normatif yuridis dengan menggunakan metode hukum perbandingan.
Oleh karena itu, sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder
yang dikumpulkan dengan teknik studi kepustakaan. Setelah data terkumpul,
data diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif
deskriptif, artinya data dikelompokkan berdasarkan aspek-aspek yang diteliti
kemudian ditarik simpulan dan dijabarkan secara deskriptif. Berdasarkan
hasil penelitian, Kedua negara memiliki kesamaan dalam jenis-jenis
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), tetapi dalam Penyelesaian perselisihan
adanya perbedaan, di Penyelesaian perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK) Indonesia umumnya melalui jalur non-litigasi (mediasi, konsiliasi,
arbitrase) atau litigasi (Pengadilan Hubungan Industrial) sedangkan di
Singapura lebih menekankan pada penyelesaian sengketa melalui jalur nonlitigasi, seperti mediasi dan arbitrase.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 20 Sep 2024 02:48
Last Modified: 20 Sep 2024 02:48
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11968

Actions (login required)

View Item View Item