STRATEGI INDONESIA DAN CHINA DALAM KERJASAMA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2016-2024

Kania, Nida Rachma (2024) STRATEGI INDONESIA DAN CHINA DALAM KERJASAMA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2016-2024. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (787kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (700kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (546kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (561kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini didasari dari adanya hubungan diplomatik
yang panjang serta kompleks antara China dengan
Indonesia yang mengalami kemunduran pada era Gerakan
30 September 1965 dan pulih kembali pada tahun 1990.
Hubungan bilateral semakin kuat, terutama dengan
Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun 2013 dan
proyek infrastruktur seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung
di bawah Belt Road Initiative (BRI). Tujuan dilakukannya
penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan efektivitas
strategi perjanjian kerja sama antara Indonesia dan China
dalam pembangunan infrastruktur selama periode 20162024
dan
menganalisis
hambatan
dalam
implementasinya.

Metode

penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
ialah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan
analisis triangulasi data menurut Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama
Indonesia-China dipengaruhi oleh pengendalian investasi
dan kebijakan pemerintah, pengembangan teknologi
modern, upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan,
dan penyediaan akses infrastruktur. Proyek Kereta Cepat
Jakarta-Bandung menghadapi masalah pendanaan,
sementara proyek smelter Marolawi menunjukkan
peningkatan investasi tetapi dihadapkan dengan isu HAM
dan lingkungan. Pengembangan teknologi melalui transfer
pengetahuan terbukti meningkatkan efisiensi dan inovasi,
namun upaya pemerintah dalam mengatasi hambatan
masih perlu ditingkatkan. Penyediaan akses infrastruktur
menunjukkan peningkatan signifikan, tetapi strategi
perjanjian kerja sama ini belum sepenuhnya efektif dengan
berbagai masalah yang masih perlu ditangani.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 18 Sep 2024 04:33
Last Modified: 18 Sep 2024 04:33
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11920

Actions (login required)

View Item View Item