KOMUNITAS HERPETOFAUNA DI HUTAN KOTA SRENGSENG JAKARTA BARAT

Harliani, Nur Fitri (2024) KOMUNITAS HERPETOFAUNA DI HUTAN KOTA SRENGSENG JAKARTA BARAT. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka Dan Turnitin.pdf] Text
Daftar Pustaka Dan Turnitin.pdf

Download (2MB)

Abstract

erpetofauna adalah kelompok hewan melata, yang terdiri dari reptil dan amfibi. Pada data
International Union for the Conservation of Nature dan Natural Resource (IUCN) Red List
terbaru tahun 2023 sudah tercatat terdapat 8.012 spesies amfibi dan sebanyak 10.309 spesies
reptil. Salah satu tempat yang berpotensi adanya herpetofauna adalah hutan kota yang
memiliki konsep ruang terbuka hijau (RTH). Hutan Kota Srengseng adalah salah satu tempat
yang terdapat herpetofauna, dengan tipe habitat hutan, sekitar danau dan sekitar kali kecil.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunitas herpetofauna di Hutan Kota
Srengseng, Jakarta Barat. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat
perbedaan komposisi, keanekaragaman, dan kelimpahan herpetofauna pada ketiga tipe
habitat (hutan, sekitar danau, dan sekitar kali). Peneliti mendapatkan 15 jenis herpetofauna
dengan 9 suku/family, dan dua bangsa/ordo (Anura dan Squamata). Nilai indeks similaritas
yang di dapat antar ketiga tipe habitat >50% memiliki arti kesamaan komunitas herpetofauna
pada ketiga tipe habitat tersebut. Nilai keanekaragaman jenis herpetofauna pada ketiga habitat
tersebut dengan kategori rendah pada tipe habitat hutan dan sedang pada tipe habitat sekitar
danau serta kali kecil, namun ketiganya tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05).
Herpetofauna paling melimpah adalah di kawasan tipe habitat danau, sedangkan jenis paling
melimpah di seluruh tipe habitat adalah kodok buduk (Duttaphrynus melanostictus). Dengan
demikian, Hutan Kota Srengseng perlu dijaga keberlanjutannya agar berfungsi dengan baik
sebagai habitat herpetofauna dan penyeimbang ekosistem Jakarta.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2024 07:28
Last Modified: 12 Sep 2024 07:28
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11831

Actions (login required)

View Item View Item