POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN BUAH DI HUTAN KOTA JAKARTA BARAT BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH

HASTOMO, MUHAMAD RIFQI (2024) POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN BUAH DI HUTAN KOTA JAKARTA BARAT BERDASARKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (639kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (598kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (4).pdf] Text
LAMPIRAN (4).pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi pengembangan tanaman buah di
Jakarta Barat berdasarkan sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian ini dilakukan
pada bulan April-Agustus 2024 di Hutan Kota Srengseng, Hutan Kota
Kembangan Utara serta Hutan Kota Rawa Buaya. Analisis vegetasi di masingmasing
hutan
kota
dilakukan
dengan
cara
mengamati
tanaman
buah
lokal
yang

berada
di
masing-masing
hutan
kota
dan
dicatat
diameter
pohon,
jenis
tanaman

buah,
dan
jumlah
per
jenis
tanaman
buah.
Masing-masing
hutan
kota,
dipilih
dua

titik
pengamatan
dengan
dua
kedalaman
pengambilan
contoh
tanah
(0-
20
cm
dan

20-40

cm) menggunakan metode purposive sampling dan diuji sifat fisik dan
kimianya. Berdasarkan hasil inventarisasi, Jakarta Barat memiliki berbagai jenis
tanaman buah dengan total ± 22 jenis. Tanaman buah di hutan kota Jakarta Barat
didominasi oleh tanaman buah famili sapindaceae (rambutan, matoa dan
kelengkeng), myrtaceae (jamblang dan jambu air), moraceae (sukun dan nangka),
dan fabaceae (petai dan petai cina). Berdasarkan beberapa analisis sifat fisik
tanah, tekstur tanah pada Hutan Kota Srengseng, Hutan Kota Kembangan Utara,
dan Hutan Kota Rawa Buaya didominasi fraksi liat dan memiliki warna
didominasi warna coklat yang menunjukkan tingginya kadar bahan organik di
dalam tanah. Berdasarkan analisis sifat kimia tanah (pH, C-organik, N-total, C/N
rasio, P- tersedia, Basa dapat Ditukar, Kapasitas Tukar Kation (KTK), dan
Kejenuhan Basa, Hutan Kota Srengseng dan Hutan Kota Rawa Buaya memiliki
nilai yang sangat rendah sampai rendah. Kualitas tanah terbaik berdasarkan sifat
kimia tanah yaitu pada Hutan Kota Kembangan Utara dengan nilai C-organik, Ntotal,
P-tersedia
rendah
sampai
sedang.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 11 Sep 2024 02:54
Last Modified: 30 Sep 2024 02:00
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11750

Actions (login required)

View Item View Item