ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN AN.S DAN AN.A DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKOPNEMONIA DI RS BUAH HATI CIPUTAT

Arrafi, Luthfi Octaviani (2024) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN AN.S DAN AN.A DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKOPNEMONIA DI RS BUAH HATI CIPUTAT. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (503kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (888kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (544kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (450kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Bronkopenumonia merupakan radang saluran pernapasan
yang terjadi pada bronkus sampai dengan alveoli yang disebabkan oleh
bakteri, virus, jamur, dan benda asing. Menurut WHO tahun 2020
bronkopneumonia membunuh 740.180 anak dibawah usia 5 tahun, pada tahun
2019 terhitung 22% semua kematian pada anak berusia 1-5 tahun. Menurut
Riskesdas (2018), prevalensi bronkopneumonia di Indonesia mengalami
peningkatan di tahun 2018 menjadi (2,0%). Kejadian bronkopneumonia di
kota Banten (46,0%) pada tahun 2018. Berdasarkan data Bronkopnemonia di
RS Buah Hati Ciputat pada bulan Januari - April 2024 sebanyak 156 pasien.
Tujuan : Menganalisis suhan keperawatan melalui intervensi fisioterapi Dada
Pada Pasien An.S Dan An.A Dengan Diagnosa Bronkopnemonia Di RS Buah
Hati Ciputat.
Implementasi : Tindakan keperawatan yang dilakukan pada 2 pasien dengan
diangnosa medis bronkopnemonia yaitu fisioterapi dada Selama 3 hari
berturut-turut selama 10-15 menit.
Hasil : Hasil dari intervensi fisioterapi dada selama 3 hari, menunjukan
pencapaian tindakan fisioterapi dada terdapat perubahan yang signifikan
dimana pada hari ketiga dilakukan tindakan fisioterapi dada sesak nafas, suara
nafas tambahaan (ronkhi) tidak ada dan keluarnya sputum.
Simpulan dan Saran : Fisioterapi dada efektif diberikan karena membantu
mengeluarkan sputum pasien, tidak adanya suara nafas tambahan (ronkhi) dan
frekuensi nafas dalam rentan normal. Diharapkan keluarga dapat
mengaplikasikan perawatan fisioterapi dada secara mandiri yang mengalami
masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak dengan bronkopnemonia

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 29 Jul 2024 02:49
Last Modified: 13 Nov 2024 06:49
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11399

Actions (login required)

View Item View Item