ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PPAT ATAS AKTA JUAL BELI YANG MENGANDUNG UNSUR PERBUATAN MELAWAN HUKUM (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SAMPIT NOMOR 08/PDT.G/2020/PN.SPT)

Farid, Mohammad (2023) ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNG JAWABAN PPAT ATAS AKTA JUAL BELI YANG MENGANDUNG UNSUR PERBUATAN MELAWAN HUKUM (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SAMPIT NOMOR 08/PDT.G/2020/PN.SPT). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (532kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (265kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (530kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (53kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (207kB)

Abstract

Mengenai Akta PPAT yang mengandung cacat hukum baik karena kelalaian ataupun dengan
unsur kesengajaan dari PPAT itu sendiri, konsekuensinya ialah PPAT itu harus memberikan
pertanggungjawaban baik secara moral maupun secara hukum. Hal ini membuat penulis
tergerak serta tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Yuridis Pertanggung
Jawaban PPAT atas Akta Jual Beli yang mengandung unsur Perbuatan Melawan Hukum”
(Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sampit Nomor 08/Pdt.G/2020/PN.Spt)”. Penelitian
tentang “Analisis Yuridis Pertanggung Jawaban PPAT atas Akta Jual Beli yang mengandung
unsur Perbuatan Melawan Hukum” (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sampit Nomor
08/Pdt.G/2020/PN.Spt) ini menggunakan bentuk penelitian Yuridis Normative. Pada Pasal

1868 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata memberikan pengertian bahwa suatu akta otentik
adalah akta yang di dalam bentuk sesuai dengan yang ditentukan oleh Undang-Undang dan
dibuat oleh atau dihadapan pegawai-pegawai umum yang berkuasa untuk itu di tempat akta
dibuatnya. Selanjutnya jika terdapat laporan dari Pihak yang dirugikan atau temuan nyata
terdapat pelanggaran dalam pembuatan Akta dimaksud, MPPD (Majelis Pengawas dan
Pembina Daerah) PPAT akan melakukan pemeriksaan kepada PPAT Pembuat Akta untuk
mengetahui ada atau tidaknya pelanggaran dalam pembuatan Akta PPAT dan memberikan
sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan. Masyarakat haruslah lebih sadar akan haknya serta
tidak segan-segan melaporkan segala tindakan menyimpang seperti yang dilakukan oleh oknum
PPAT di atas kepada pihak yang berwenang serta berwajib untuk menanganinya agar kelas
tidak terjadi lagi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh PPAT.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 25 Jun 2024 06:36
Last Modified: 25 Jun 2024 06:36
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11347

Actions (login required)

View Item View Item