ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU PENELANTARAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Maulana Putra, Adichandra Rivo (2023) ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU PENELANTARAN DALAM RUMAH TANGGA SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (958kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (357kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (261kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (16MB)

Abstract

Penelantaran dalam ruang lingkup rumah tangga adalah
salah satu bentuk kekerasan yang sangat banyak terjadi di Indonesia, juga
menjadi salah satu kekerasan yang sangat di sepelekan dalam ruang lingkup
rumah tangga. Pada Putusan Pengadilan Negeri Oelamasi Nomor
55/Pid.Sus/2021/PN Olm, merupakan contoh kasus penelantaran dalam
lingkup rumah tangga sebagaimana yang dilakukan oleh Kornelius Kobis
alias Nelis, menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangga, padahal
menurut hukum yang berlaku, bahwa wajib memberikan kehidupan baik
Lahiriah maupun Batiniah sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimana pertanggungjawaban
pidana terhadap pelaku tindak pidana penelantaran dalam rumah tangga dan
bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan kepada pelaku
tindak pidana penelantaran dalam rumah tangga. Dalam penulisan skripsi
ini dilakukan dengan metode Yuridis Normatif, dengan mendapatkan data
dari Putusan Pengadilan dan tinjauan berdasarkan undang-undang. Setelah
melakukan penelitian maka diperoleh kesimpulan bahwa pada Putusan
Pengadilan No. 55/Pid.Sus/2021/PN Olm., hakim sebagai aspek utama
dalam memberikan kepastian hukum, tidak memberikan cerminan akan
sebuah keadilan kepada korban yang dalam hal ini anak-anak dari terpidana
dan juga istri terpidana yang telah diterlantarkan selama kurun waktu 4
(empat) tahun, yang seharusnya hakim memberikan hukuman maksimal
sesuai dengan, Pasal 49 Undang-Undang Pengahapusan Kekerasan Dalam
Rumah Tangga.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 25 Jun 2024 06:33
Last Modified: 25 Jun 2024 06:33
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11345

Actions (login required)

View Item View Item