EFEKTIVITAS TUMBUHAN MELATI AIR (Echinodorus palaefolius) DAN TERATAI (Nymphaea pubescens) SEBAGAI FITOREMEDIASI DALAM PROSES PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA EFFECTIVENESS OF WATER JASMINE (Echinodorus palaefolius) AND LOTUS (Nymphaea pubescens) AS PHYTOREMEDIATION IN THE HOUSEHOLD LIQUID WASTE TREATMENT PROCESS

SETYOWATI, NITA SARI (2023) EFEKTIVITAS TUMBUHAN MELATI AIR (Echinodorus palaefolius) DAN TERATAI (Nymphaea pubescens) SEBAGAI FITOREMEDIASI DALAM PROSES PENGOLAHAN LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA EFFECTIVENESS OF WATER JASMINE (Echinodorus palaefolius) AND LOTUS (Nymphaea pubescens) AS PHYTOREMEDIATION IN THE HOUSEHOLD LIQUID WASTE TREATMENT PROCESS. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Limbah cair rumah tangga adalah cairan yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga
seperti mencuci, mandi dan sisa cairan hasil memasak. Limbah cair rumah tangga yang
dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga secara terus menerus dapat menimbulkan
gangguan dan keseimbangan terhadap lingkungan. Limbah cair rumah tangga hasil
aktivitas sehari-hari banyak dibuang keselokan dan akan mengalir ke sungai sehingga
akan mencemari badan air dan menyebabkan air sungai menjadi tercemar, bau, dan
berubah warna. Salah satu cara pengolahan limbah cair adalah dengan melakukan
fitoremediasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh biomassa melati air dan
teratai terhadap kadar Amonia, BOD, COD, TSS, suhu, pH dan Fosfat pada limbah cair
rumah tangga. Variabel bebas penelitian adalah jenis biomasa (melati air, teratai) dan waktu
waktu penerapan limbah. Variabel terikat meliputi kadar Amonia, BOD, COD, TSS, Suhu,
pH, dan Fofpat. Tahapan penelitian meliputi 1) pembersihan akar dan batang tanaman melati
air dan teratai, 2) penerapan tumbuhan dengan limbah, dan 3) pengukuran variabel terikat.
Hasil penelitian menunjukkan fitoremediasi menggunakan tumbuhan melati air lebih efektif
dibandingkan dengan menggunakan tumbuhan teratai. Hal ini dapat dilihat dari hasil
pengukuran dari parameter Amonia, BOD, COD, Suhu, pH dan TSS bahwa tumbuhan
melati air menujukan adanya penurunan lebih tinggi dari tumbuhan teratai. Hal ini juga
didukung dengan hasil analisa menggunakan Anova dua arah dan Uji T pada kedua
kelompok tanaman tersebut.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z004 Books. Writing. Paleography
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 22 May 2024 06:28
Last Modified: 22 May 2024 06:28
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/11023

Actions (login required)

View Item View Item