ANALISIS YURIDIS HAK EKSEKUSI KREDITUR SEPARATIS TERHADAP JAMINAN HAK TANGGUNGAN PIHAK KETIGA DALAM KEPAILITAN JURIDICAL ANALYSIS OF SEPARATIST CREDITORS EXECUTION RIGHTS ON THIRD PARTY MORTGAGE RIGHTS GUARANTEES IN BANKRUPTCY

Kurniawan, Roni (2024) ANALISIS YURIDIS HAK EKSEKUSI KREDITUR SEPARATIS TERHADAP JAMINAN HAK TANGGUNGAN PIHAK KETIGA DALAM KEPAILITAN JURIDICAL ANALYSIS OF SEPARATIST CREDITORS EXECUTION RIGHTS ON THIRD PARTY MORTGAGE RIGHTS GUARANTEES IN BANKRUPTCY. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (901kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (464kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (603kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (415kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (500kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (370kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (518kB)

Abstract

E. Isi Abstrak : Hak eksekusi kreditur separatis atas jaminan hak tanggungan
pihak ketiga pelaksanaanya dijamin dalam Pasal 6 Undang-Undang No. 4 Tahun
1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan
Dengan Tanah (selanjutnya disebut UUHT). Pengaruh kepailitan terhadap hak
tanggungan muncul dengan adanya Pasal 56 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37
Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang
(selanjutnya disebut UUK-PKPU) yang menyatakan bahwa hak eksekusi kreditur
ditangguhkan untuk jangka waktu paling lama 90 hari. Kreditur separatis tetap
dapat melaksanakan eksekusi terhadap jaminan hak tanggungan pihak ketiga
dalam hal debitur dinyatakan pailit. Hal itu diatur dalam Pasal 55 ayat (1) UUKPKPU yang menyatakan bahwa kreditur pemegang hak jaminan dapat
mengeksekusi haknya seolah-olah tidak terjadi kepailitan. Adapun permasalahan
dalam penelitian ini adalah: Bagaimana hak eksekusi kreditur separatis terhadap
objek jaminan hak tanggungan pihak ketiga dalam hal debitur dinyatakan pailit dan
Bagaimana kedudukan hukum objek jaminan hak tanggungan pihak ketiga apabila
kreditur separatis tidak dapat menjual objek jaminan dalam jangka waktu 2 (dua)
bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
hukum normatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kreditur separatis tetap
dapat melaksanakan eksekusi terhadap objek jaminan hak tanggungan pihak ketiga
meskipun debitur dinyatakan pailit oleh putusan pengadilan. Hak eksekusi kreditur
separatis tidak tunduk pada ketentuan Pasal 59 ayat (1) dan ayat (2) yang
memberikan batasan waktu dalam pelaksananaan eksekusi tersebut, karena
jaminan hak tanggungan pihak ketiga bukan hak milik debitur pailit dan berada
diluar kepailitan atau tidak termasuk harta pailit.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Q Science > Q Science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 17 May 2024 07:16
Last Modified: 17 May 2024 07:16
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10992

Actions (login required)

View Item View Item