Nabiel, Reysoultan (2024) ANALISIS BEBAN PENDINGIN PADA LANTAI 3 GEDUNG WISMA TUGU II Diajukan Sebagai Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S-1) Teknik Mesin Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Dan Sains Universitas Nasional. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (772kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (706kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Pertumbuhan populasi dan perkembangan bangunan yang pesat memengaruhi
kenyamanan ruang di dalam gedung. Kenyamanan ruang sangat dipengaruhi oleh letak,
karakteristik, dan kegiatan di dalamnya. Pengkondisian udara merupakan upaya untuk
mengatur suhu udara agar sesuai dengan kebutuhan, dengan tujuan mencapai suhu yang
lebih rendah dari suhu lingkungan sekitarnya. Beban pendingin menjadi faktor penting
dalam menentukan kenyamanan ruang. Diperlukan perhitungan yang akurat untuk
menentukan kapasitas mesin pengkondisian udara yang diperlukan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis beban pendingin pada lantai 3 Gedung Wisma Tugu II guna
menentukan apakah kapasitas mesin pengkondisian udara yang digunakan sudah cukup
untuk menanggung beban pendinginan yang ada. Metode pengumpulan data meliputi
pengukuran suhu luar, pengukuran luas komponen yang akan dihitung, dan penentuan
koefisien perpindahan panas. Analisis dilakukan terhadap gedung Wisma Tugu II yang
menggunakan AC Central McQuay MDB200B2 dengan kapasitas 200.000 Btu/hr pada
masing-masing lantai dan wing sejak tahun 2011. Perhitungan beban pendinginan
dilakukan pada area wing timur lantai 3 pada pukul 10.00 WIB, dengan memperhitungkan
faktor-faktor seperti posisi matahari, jumlah pegawai, dan penggunaan peralatan
elektronik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa beban pendinginan total pada area
wing timur lantai 3 Gedung Wisma Tugu II sebesar 36.796,95 W atau 125.477,6 Btu/h
pada pukul 10.00 WIB. Faktor-faktor seperti posisi matahari yang rendah, jumlah
pegawai, dan penggunaan peralatan elektronik mempengaruhi beban pendinginan
tersebut. Kapasitas mesin pengkondisian udara yang digunakan pada area tersebut dinilai
cukup untuk menanggung beban pendinginan yang ada. Rekomendasi diberikan untuk
memanfaatkan tirai kaca secara optimal pada waktu beban radiasi kaca maksimum, yaitu
pada pukul 12.00 WIB, untuk mengurangi beban radiasi pada kaca.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) U Military Science > U Military Science (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Mesin |
| Depositing User: | - Abdurrahman - |
| Date Deposited: | 24 Apr 2024 06:38 |
| Last Modified: | 25 Apr 2024 02:04 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10801 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
