NGOPI SEBAGAI BUDAYA (Studi Kasus Pada Pelanggan Kedai Kopi Lima Detik Gerai Menara Mandiri Jakarta)

Nurhikmah, Fita (2024) NGOPI SEBAGAI BUDAYA (Studi Kasus Pada Pelanggan Kedai Kopi Lima Detik Gerai Menara Mandiri Jakarta). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of 1.COVER.pdf] Text
1.COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (647kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (490kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (955kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (363kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (877kB)

Abstract

Budaya populer saat ini semakin berkembang dan bervariatif. Budaya
populer yang identik dengan budaya massa merupakan sebuah kegiatan yang
dilakukan secara bersaaman tanpa adanya latar belakang agama, budaya, ras,
ataupun suku di dalamnya. Budaya ngopi yang saat ini banyak dilakukan oleh
masyarakat Indonesia juga merupakan bagian dari budaya populer karena adanya
karakteristik konsumerisme, hedonisme, materialisme, gaya, ikon dan juga
penyeragaman rasa. Dari fenomena tersebut penelitian ini bertujuan untuk
menggali makna pada budaya ngopi dengan tema penelitian Ngopi Sebagai
Budaya (Studi Kasus Pada Pelanggan Kedai Kopi Lima Detik Gerai Menara
Mandiri Jakarta) berdasarkan konsep diri, perbuatan, objek, interaksi sosial, dan
tindakan bersama menggunakan teori interaksionisme simbolik dan juga
pemaparan budaya populer. Metode penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan teknik
pengumpulan data adalah dengan melakukan wawancara mendalam dengan
informan pelanggan dan barista serta pramusaji kedai kopi Lima Detik Menara
Mandiri, observasi langsung dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini
melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta
menggunakan teknik triangulasi sumber sebagai keabsahan data. Dari hasil yang
didapatkan pada penelitian ini adalah bahwa pemaknaan ngopi sebagai budaya
pada pelanggan kedai kopi Lima Detik Menara Mandiri adalah sebagai bagian dari
eksistensi diri, adanya rasa takut akan perasaan tertinggal, melihat budaya ngopi
sebagai ikon dari tindakannya dan juga sebagai hiburan serta penyeragaman rasa
dengan melakukan tindakan yang sama secara bersama-sama.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 26 Mar 2024 07:10
Last Modified: 26 Mar 2024 07:10
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10543

Actions (login required)

View Item View Item