ANALISIS YURIDIS TUNTUTAN AHLI WARIS PENGGANTI TERHADAP HAK WARIS ALMARHUM BAPAKNYA YANG DIKUASAI OLEH SAUDARA BAPAKNYA MENURUT KUHPERDATA (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor: 456 PK/pdt/2020)

Suasinta, Beta Sari (2022) ANALISIS YURIDIS TUNTUTAN AHLI WARIS PENGGANTI TERHADAP HAK WARIS ALMARHUM BAPAKNYA YANG DIKUASAI OLEH SAUDARA BAPAKNYA MENURUT KUHPERDATA (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor: 456 PK/pdt/2020). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
Cover.pdf

Download (322kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (135kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (119kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (385kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (266kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (49kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (101kB)

Abstract

Peralihan hak dari almarhum kepada ahli waris ini merujuk Pasal 833 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Ketentuan tersebut menegaskan bahwa para ahli waris, dengan sendirinya karena hukum, mendapat hak milik atas semua barang, semua hak dan semua piutang orang yang meninggal. Sebagai ilustrasi, apabila ahli waris terdiri dari tiga orang, maka tindakan hukum terhadap harta warisan, termasuk penjualan rumah warisan, harus disetujui oleh seluruh ahli waris tersebut. Tidak adanya persetujuan dari salah satu ahli waris akan menimbulkan konsekuensi hukum. Undang-undang telah memberikan persyaratan yang harus dipenuhi dalam membuat perjanjian, termasuk perjanjian jual beli rumah, agar terpenuhi keabsahannya secara hukum. Apapun rumusan masalah yaitu: 1) Apakah ahli waris pengganti dapat menuntut ahli waris kedudukan sendiri, 2) Bagaimana pendapat pengadilan sehubungan dengan tuntutan ahli waris pengganti setuju dijelaskan dan dianalisa, Dalam penulisan skripsi ini metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis normatif dengan mempelajari dari peraturan perundang-undangan, kasus, yang berhubungan dengan objek penelitian dan didukung oleh data lapangan seperti. Metode pengumpulan data dilakukan melalui library research (kepustakaan, Undang-undang, dan Putusan Pengadilan). Setelah melakukan penelitian Penulis menemukan bahwa . ada perbedaan pendapat antara hakim yang mengadili perkara pembagian warisan kepada ahli waris pengganti Sehingga segala suatu pergantian dalam pewarisan sudah diatur dalam KUHPerdata, maka perlindungan hukum dan kepastian hukum terhadap pihak yang berhak belum sepenuhnya terwujud.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aprilizani -
Date Deposited: 03 Jan 2023 04:31
Last Modified: 03 Jan 2023 04:31
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/6069

Actions (login required)

View Item View Item