ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELANGGARAN BAKU MUTU AIR LIMBAH YANG DI KELUARKAN OLEH PT. SINAR BASKARA SEJATI YANG BERGERAK DIBIDANG TEKSTIL TERHADAP MUTU AIR (Studi Kasus Putusan Negeri Bale Bandung Nomor : 894 K/PID.SUS.LH/2019)

Zidny, Aufan (2022) ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELANGGARAN BAKU MUTU AIR LIMBAH YANG DI KELUARKAN OLEH PT. SINAR BASKARA SEJATI YANG BERGERAK DIBIDANG TEKSTIL TERHADAP MUTU AIR (Studi Kasus Putusan Negeri Bale Bandung Nomor : 894 K/PID.SUS.LH/2019). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_COVER.pdf

Download (315kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_BAB 1.pdf

Download (505kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_BAB II .pdf

Download (591kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_BAB III .pdf

Download (489kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_BAB IV .pdf

Download (458kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_BAB V.pdf

Download (276kB)
[img] Text
AUFAN ZIDNY_173112330050185_LAMPIRAN.pdf

Download (741kB)

Abstract

Dalam Pasal 100 UUPPLH Mengatur tentang Baku mutu air limbah yang berbunyi “Setiap orang yang melanggar baku mutu air limbah ,baku mutu emisi, atau baku mutu gangguan dipidana, dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah).” Dalam penelitian ini permasalahan yang dihadapi adalah mengetahui bagaimana ketentuan dan penerapan penjatuhan pidana bagi pelaku tindak pidana pelanggaran baku mutu air limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis dan Mengetahui ketentuan Pasal pelanggaran Baku Mutu Air Limbah dalam menajatuhkan pelaku Pelanggaran Baku Mutu Air (Studi Kasus Putusan No.: 894 K/PID.SUS.LH/2019). Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data di peroleh dari penelitian kepustakaan dan perundnag-undangan. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketentuan mengenai konsep pencemaran air limbah yaitu jika suatu perusahaan atau badan usaha yang tidak memperhatikan kualitas air limbahnya untuk di buang ke pemukiman. Maksud dari kualitas air limbah disini adalah Setiap orang yang melanggar baku mutu air limbah ,baku mutu emisi, atau baku mutu gangguan dipidana, dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda Rp.3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah) yang di putuskan hakim sudah sesuai dengan unsur yang tertera di dalam Undang-Undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Karena dalam pasal 100 Undang-Undang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal ini memiliki kelebihan, yaitu bersifat tidak kaku, sehingga hakim diberikan ruang untuk memilih sanksi pidana yang lebih sesuai.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aprilizani -
Date Deposited: 07 Sep 2022 02:42
Last Modified: 07 Sep 2022 02:42
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/5149

Actions (login required)

View Item View Item