PERBANDINGAN PROFIL DAN KARAKTERISTIK TEGAKAN POHON DI HABITAT ALUVIAL CABANG PANTI DENGAN SUNGAI RANGKONG SERTA PEMANFAATANNYA UNTUK SARANG ORANGUTAN DI TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG, KALIMANTAN BARAT

Wicaksono, Seno (2024) PERBANDINGAN PROFIL DAN KARAKTERISTIK TEGAKAN POHON DI HABITAT ALUVIAL CABANG PANTI DENGAN SUNGAI RANGKONG SERTA PEMANFAATANNYA UNTUK SARANG ORANGUTAN DI TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG, KALIMANTAN BARAT. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (521kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (833kB)

Abstract

Hutan Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi. Salah satunya Hutan
hujan tropis tampak seperti kanopi berlapis-lapis, dengan kanopi utama berada di lapisan
atas. Vegetasi hutan juga memiliki kegunaan arsitektural, sebagai pembentuk dinding,
kanopi hingga dataran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran
profil karakteristik tegakan pohon aluvial dan pemanfaatannya untuk sarang orangutan di
Sungai Rangkong (SR) dan Stasiun Riset Cabang Panti, Taman Nasional Gunung Palung,
Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di habitat aluvial dengan panjang transek
20x1000 m pada masing-masing kawasan. Analisis untuk melihat Visual struktur tegakan
vegetasi menggunakan Software SExI-FS (Spatially Explicit Individual-Based Forest
Simulator) versi 2.1.0. dengan data pengukuran tinggi total (h), jarak pohon (titik
koordinator x dan y), dbh, lebar tajuk/crown depth, lengkung tajuk/crown curve dan
diameter lebar tajuk/ crown radius (sesuai dengan arah mata angin). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan antara dbh, tinggi pohon
dan diameter tajuk pada profil tegakan kawasan SR dengan SRCP. Namun terdapat
perbedaan yang signfikan pada ketabalan tajuk SR lebih besar dibandingan dengan SRCP
dengan nilai (sig ; 0,006). Hal ini terjadi karena faktor intensitas cahaya yang masuk.
Pohon sarang hanya ditemukan dalam transek di kawasan Sungai Rangkong berjumlah
enam pohon yang digunakan orangutan untuk bersarang dengan karakteristik dbh pohon
21-96 cm, tinggi pohon 19-38 m, ketebalan tajuk 5-12 m memiliki diameter tajuk 5-10,8
m dan posisi sarang berapa pada posisi 1 dan 2.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 25 Mar 2024 02:59
Last Modified: 25 Mar 2024 02:59
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10354

Actions (login required)

View Item View Item