PENGARUH PERGANTIAN KEPEMIMPINAN PEMERINTAH AUSTRALIA TERHADAP DINAMIKA HUBUNGAN BILATERAL DENGAN INDONESIA PADA ERA PM SCOTT MORRISON DENGAN ANTHONY ALBANESE

Ishqila, Nurul Athiya (2024) PENGARUH PERGANTIAN KEPEMIMPINAN PEMERINTAH AUSTRALIA TERHADAP DINAMIKA HUBUNGAN BILATERAL DENGAN INDONESIA PADA ERA PM SCOTT MORRISON DENGAN ANTHONY ALBANESE. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (589kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (781kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (667kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (994kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (543kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia memiliki arti penting dalam konteks regional dan global. Meski memiliki landasan sejarah yang kuat, hubungan Indonesia dan Australia tidak selalu berjalan dengan baik. Berdasarkan pendekatan historis, pergantian kepemimpinan Pemerintah Australia memberikan pengaruh terhadap hubungan bilateral antara Australia dengan Indonesia. Penelitian ini menganalisis pengaruh pergantian kepemimpinan pemerintahan Australia dari era Perdana Menteri Scott Morrison hingga Anthony Albanese terhadap dinamika hubungan bilateral dengan Indonesia. Penelitian ini menggunakan Teori Idiosinkratik yang difokuskan pada faktor Personality dan Leadership Style, Political History dan Personal Experiences. Selain memperoleh informasi secara sekunder, penelitian ini juga mengambil sumber primer melalui wawancara dengan Political Counsellor dalam Australia Department of Foreign Affairs and Trade di Embassy of The Commonwealth of Australia, Jakarta, Indonesia. Hubungan bilateral Australia-Indonesia pada masa kepemimpinan Perdana Menteri Scott Morrison yang merupakan Ketua Partai Liberal cenderung lebih baik dibandingkan dengan kepemimpinan Perdana Menteri lainnya dari Partai Liberal. Pada masa kepemimpinan Morrison, hubungan bilateral Australia-Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini diduga karena Morrison memiliki ketegasan dan etika yang tinggi, serta pengalaman kerja pada bidang tourism dan karir politiknya dengan menempati beberapa jabatan menteri. Pada era Kepemimpinan Perdana Menteri Anthony Albanese, hubungan bilateral Australia-Indonesia diperkirakan mencapai puncak keharmonisan hubungan. Hal ini ditandai dengan semakin tingginya intensitas pertemuan di antara keduanya, maupun jalinan kerja sama yang semakin dipererat. Peningkatan hubungan bilateral yang sangat signifikan pada era kepemimpinan PM Anthony Albanese ini dikarenakan faktor kepribadian Albanese sendiri, juga dikarenakan sejarah jalinan hubungan antara Partai Buruh dengan Indonesia. Kata Kunci Australia, Indonesia, Scott Morrison, Anthony Albanese, Idiosinkratik

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 18 Mar 2024 03:30
Last Modified: 18 Mar 2024 03:30
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/10019

Actions (login required)

View Item View Item